Masih hutang cerita hari terakhir ablasi saya, padahal sudah seminggu saya kembali ke rumah,
.
sekitar Jam 8 pagi pak tetra datang sesuai dengan janjinya pada kami untuk mengukur tingkat radiasi yang masih menetap di tubuh, seperti yang sudah di perkirakan, ukuran radiasi ibu anya sudah turun ke 1,2 milimercuries, dan pada saya turun ke 1,8 milimercuries, dan tentunya boleh pulang, horeee setelah kedinginan, merasakan tidak enak badan, sampai kebosanan 4 hari terkurung di kamar akhirnya bisa menghirup udara segar dan merasakan hangatnya sinar matahari hehe.
sebelum pulang kami diajak keluar kamar untuk di scanning di ruangan kedokteran nuklir, scanning memakan waktu 30 menit, ibu anya giliran pertama untuk di scan, saya melihat gambar putih dan sekumpulan warna merah di atasnya yang tertera di monitor, tidak tahu juga artinya apa, datang pasien lain akhirnya saya di suruh keluar oleh petugas di ruang kedokteran nuklir, di eliminasi
(
30 menit menunggu, akhirnya di panggil masuk oleh bu anya untuk gantian, saya berbaring tidur kemudian alat scan yang besar mulai memindai dari ujung kaki sampai ke ujung kepala, ada 2 langkah, pertama kepala di bantal, lalu di scan, kemudian leher saya di beri bantal agar lebih tinggi, dan di scan lagi.
untuk saya hasil scan tersebut akan dikirimkan ke dokter bedah saya yaitu dokter erwin danil yulian, penyelamat hidup saya, thank’s so much doc ^_^ , tentunya setelah ablasi saya harus tetap kontrol ke dokter erwin agar tetap terpantau kesehatan saya.
setelah kembali ke ruangan isolasi, sambil menunggu pengurusan jaminan saya selesai, melakukan packing packing, saya pikir tidak dapat makan siang lagi, ternyata makanan baru di antar jam 1 siang, mulai cemas tidak di perhatikan karena menyangkut kesejahteraan perut
), ternyata jaminan saya selesai tidak lama kemudian makan siang baru di antarkan, tanpa pikir panjang makan dulu aja deh, sampai habis, kemudian telpon di kamar berdering ternyata dari pak tetra, saya sudah di tunggu di kantor administrasi rspp atau kotas untuk menandatangani persetujuan jaminan saya, padahal ruangan isolasi akan di pakai lagi untuk pasien baru, karena itu tentunya saya di kejar kejar masalah kekurangan pembayaran dan tanda tangan persetujuan asuransi jaminan saya, rasanya saya seperti di suruh cepat cepat pulang
, untungnya sudah kenyang jadi punya semangat untuk ke kotas, sambil menunggu kakak saya yang akhirnya datang jam 3 sore, penjemput saya yang baik hati ini datang dari kantornya yang ada di tangerang, tentunya bisa di bayangkan jauh dan macetnya perjalanan tangerang – kebayoran lama, terima kasih kakakkuh, ^_^
saya dan ibu anya di jadwalkan kontrol lagi ke dokter chafied kedokteran nuklir 1 bulan setelah ablasi 22 -11-2010 untuk pemeriksaan darah tsh, dan pemeriksaan tiroglobulin pada april 2011, menurut dokter erwin apabila pemeriksaan tiroglobulin nya hasilnya banyak melebihi range normal yang ada di tubuh kita itu merupakan penanda adanya tumor tiroid ganas atau ca tiroid, saya berdoa dan berharap semoga di pemeriksaan saya nantinya semua dalam keadaan range normal dan semoga saya dan ibu anya tidak perlu melakukan ablasi lagi dan kita semua tetap di berikan kesehatan dari allah swt, amin ya robbal alamin.